To Dashboard

Sustainable Development Goals (SDGs) Center Universitas Hasanuddin

Contacts
Location
Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 10, Tamalanrea Indah, Kec. Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Unhas Gelar Pelatihan Identifikasi Mineral dan Batuan bagi Siswa SMKN 5 Barru

Unhas Gelar Pelatihan Identifikasi Mineral dan Batuan bagi Siswa SMKN 5 Barru

BARRU — Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Departemen Teknik Pertambangan Fakultas Teknik menggelar pelatihan identifikasi karakteristik mineral dan batuan bagi siswa Jurusan Geologi Pertambangan SMK Negeri 5 Barru, Sabtu (13/9/2025). Pelatihan ini memberikan pengalaman belajar berbasis praktik agar siswa dapat mengenali, mendeskripsikan, dan mengidentifikasi mineral serta batuan secara langsung.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut diikuti 25 siswa kelas 10 hingga 12 dan berlangsung di laboratorium SMKN 5 Barru mulai pukul 10.00 WITA. Tim pelaksana terdiri atas dosen dan mahasiswa tingkat akhir Departemen Teknik Pertambangan Unhas.

Pelatihan dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan pembelajaran praktik di sekolah, khususnya dalam materi geologi yang membutuhkan pengamatan langsung terhadap sampel mineral dan batuan. Keterbatasan fasilitas laboratorium dapat membuat pembelajaran lebih banyak berlangsung secara teoritis, sementara kemampuan mengenali karakteristik mineral dan batuan merupakan pengetahuan dasar bagi siswa Jurusan Geologi Pertambangan.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta. Selanjutnya, dosen Departemen Teknik Pertambangan Unhas menyampaikan materi mengenai konsep dasar mineral dan batuan, klasifikasi batuan beku, sedimen, dan metamorf, serta proses pembentukannya.

Materi juga mencakup teknik mendeskripsikan batuan berdasarkan tekstur dan struktur. Pada sesi identifikasi mineral, siswa diperkenalkan pada sejumlah sifat fisik dan kimia yang dapat digunakan untuk mengenali mineral, antara lain kekerasan berdasarkan Skala Mohs, kilap, warna, belahan dan pecahan, kemagnetan, serta reaksi terhadap larutan HCl.

Penyampaian materi berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Setelah memperoleh pemahaman dasar, siswa mengikuti tutorial dan praktik identifikasi menggunakan perangkat peraga yang disediakan oleh Departemen Teknik Pertambangan Unhas.

Peserta dibagi dalam kelompok beranggotakan empat hingga lima orang. Setiap kelompok memperoleh tiga sampel batuan untuk diamati dan dideskripsikan. Siswa kemudian mencatat hasil pengamatan pada lembar kerja dan melakukan identifikasi mineral dengan pendampingan dosen dan mahasiswa Unhas.

Sebanyak 12 sampel batuan digunakan dalam kegiatan tersebut. Sampel mewakili tiga kelompok utama batuan, yakni batuan beku, sedimen, dan metamorf. Melalui kegiatan ini, siswa tidak sekadar mempelajari karakteristik batuan melalui materi, tetapi juga berlatih mengamati sifat-sifatnya secara langsung.

A. Febbi Alvionita, bagian dari tim pengabdian sekaligus penulis korespondensi publikasi kegiatan, mengatakan pelatihan dirancang untuk mempertemukan materi yang diperoleh siswa secara teoritis dengan pengalaman praktik.

“Pelatihan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal mineral dan batuan secara langsung melalui pengamatan terhadap sampel. Dengan praktik tersebut, siswa dapat menerapkan materi yang telah disampaikan untuk mendeskripsikan batuan dan mengidentifikasi mineral,” ujar A. Febbi.

Efektivitas pelatihan kemudian diukur melalui post-test dengan soal yang sama seperti pada pre-test. Hasil evaluasi menunjukkan nilai rata-rata peserta meningkat dari 52 menjadi 72 pada skala 100 atau mengalami kenaikan sebesar 20 poin.

Dari 25 peserta, sebanyak 18 siswa mengalami peningkatan nilai. Enam siswa memperoleh nilai sempurna pada post-test. Meski masih terdapat peserta yang belum menunjukkan perubahan nilai secara berarti, hasil evaluasi secara keseluruhan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman setelah pelatihan.

“Peningkatan nilai rata-rata dari 52 menjadi 72 menunjukkan bahwa mayoritas peserta mengalami peningkatan pemahaman setelah mengikuti rangkaian materi dan praktik. Siswa juga menjadi lebih mampu dalam mendeskripsikan karakteristik batuan dan mengidentifikasi mineral,” kata A. Febbi.

Selain pelatihan, Unhas menyerahkan perangkat peraga berupa sampel batuan kepada SMKN 5 Barru. Perangkat tersebut terdiri atas sampel batuan beku, sedimen, dan metamorf yang dapat digunakan guru dan siswa untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Penyerahan perangkat peraga menjadi bagian dari keberlanjutan program agar fasilitas pembelajaran yang digunakan selama kegiatan tetap dapat dimanfaatkan oleh sekolah setelah pelatihan selesai.

“Kami berharap sampel yang diberikan dapat terus dimanfaatkan dalam proses pembelajaran, sehingga siswa memiliki kesempatan untuk melakukan pengamatan dan praktik secara langsung dalam kegiatan belajar berikutnya,” lanjut A. Febbi.

Kegiatan ini didanai melalui Hibah Pengabdian Laboratory Based Education (LBE) Inovasi Tahun Anggaran 2024, skema Pengabdian Kolaborasi Fakultas Teknik Unhas. Dukungan tersebut digunakan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbasis praktik.

Program pelatihan di SMKN 5 Barru juga merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilaksanakan di SMK Techno Terapan Makassar. Hasil kegiatan pengabdian ini telah dipublikasikan dalam Jurnal TEPAT (Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat), Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026.

Melalui kegiatan tersebut, Departemen Teknik Pertambangan Unhas menghadirkan pembelajaran berbasis praktik bagi siswa sekolah kejuruan sekaligus membuka ruang pemanfaatan fasilitas pembelajaran secara berkelanjutan melalui perangkat sampel batuan yang diserahkan kepada sekolah.

 

Unhas Gelar Pelatihan Identifikasi Mineral dan Batuan bagi Siswa SMKN 5 Barru Unhas Gelar Pelatihan Identifikasi Mineral dan Batuan bagi Siswa SMKN 5 Barru Unhas Gelar Pelatihan Identifikasi Mineral dan Batuan bagi Siswa SMKN 5 Barru Unhas Gelar Pelatihan Identifikasi Mineral dan Batuan bagi Siswa SMKN 5 Barru Unhas Gelar Pelatihan Identifikasi Mineral dan Batuan bagi Siswa SMKN 5 Barru Unhas Gelar Pelatihan Identifikasi Mineral dan Batuan bagi Siswa SMKN 5 Barru