Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Sharing Inspiration bersama Prof. Morten P. Meldal, peraih Nobel Prize in Chemistry 2022, bersama Tim Thematic Research Group (TRG). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mendiskusikan peluang riset kolaboratif dan penguatan jejaring penelitian internasional. Kegiatan ini berlangsung di…
Tim SAR Unhas Terlibat Operasi Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Maros, Kampus Beri Dukungan
Tim Search and Rescue (SAR) Universitas Hasanuddin terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan insiden pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan hilang kontak dan jatuh di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Keterlibatan ini merupakan bentuk kontribusi kemanusiaan Universitas Hasanuddin dalam mendukung penanganan bencana…
Carbon Emissions at Hasanuddin University in 2025
Carbon emissions at Hasanuddin University are calculated using commonly used standards. The total carbon emission for 1 year is 14,239.715 metric tons. The calculation of carbon emission at Hasanuddin University is shown below: We calculate the Scope 1 and Scope…
Mahasiswa Unhas Terlibat dalam Program Rehabilitasi Mangrove dan Ketahanan Pangan Pesisir bersama Blue Forests
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Hasanuddin dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), serta Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) terlibat aktif dalam program magang dan kegiatan relawan bersama Yayasan Hutan Biru (Blue Forests) sepanjang tahun 2024…
Mahasiswa Unhas Raih Dua Penghargaan di Indonesian Youth SDGs Forum 2025
SDGS Unhas – Dua mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil meraih prestasi gemilang dalam ajang bergengsi Indonesian Youth SDGs Forum 2025. Keduanya adalah Dizha Resky Amalia Usman dari Administrasi Publik angkatan 2022 dan Muh. Adib Akram Mapparaga Muhlis dari Teknik Industri angkatan…
Dukung Agenda SDGs, FKM Unhas Gelar Edukasi Imunisasi HPV untukSukseskan BIAS
Makassar, 20 Agustus 2025. Agustus bagi pegiat kesehatan masyarakat dikenal sebagai Bulan ImunisasiAnak Sekolah (BIAS), sebuah program pemerintah sebagai bagian dari komitmen nasional dalammelindungi anak-anak usia sekolah dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Program BIAS secara nasional merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024, yang mewajibkan penyelenggaraan sekolah sehat, termasuk pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dasar, dan pembinaan lingkungan sehat yang mendukung tumbuh kembang peserta didik. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) turut mengambil bagian dalamupaya menyukseskan BIAS tahun 2025 dengan melakukan serangkaian edukasi kesehatan pada beberapasekolah dasar. Kegiatan ini selaras dengan upaya pencapaian SDGs 3, yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia. Mempromosikan imunisasi dapatmelindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah dan kematian. Kegiatan dimulai dengan PelatihanKomunikator Imunisasi HPV pada tanggal 9 Agustus 2025 yang diikuti oleh 12 orang mahasiswa. Untukmemantapkan agenda edukasi pada anak sekolah dasar dilakukan simulasi pada tanggal 11 Agustus 2025. Aksi edukasi imunisasi HPV berlangsung tanggal 14 – 20 Agustus 2025 pada beberapa sekolah dasar di Kecamatan Tamalanrea. Kegiatan edukasi menyasar siswa kelas 5. Mahasiswa yang terjun melakukanedukasi tersebut yaitu Andi Muh. Al Aqza Yusuf, Nadia Alifianni Masbar, Annisa Riski Awalia, Febri Ani, Andi Tis’a Ramadhani, Nur Inayah Dwiyull Kasbayl Arsyam, Dian Novitasari, Zhafirah Yustiani, Muzdalifah Karyadi, Nia Putri Rahmadani, Magfirah Tahrim, dan Anna Septi Aryani di bawah bimbingandosen Muhammad Rachmat dan Andi Selvi Yusnitasari. “Imunisasi BIAS pada anak usia sekolah dasar perlu dilakukan karena kekebalan atau antibodi yang diperoleh anak dari ibunya saat baru lahir dan imunisasi yang diterima saat bayi, akan menurun seiringdengan bertambahnya usia,” jelas Muhammad Rachmat. Metode edukasi yang digunakan adalah Komunikasi Antarpribadi (KAP) yang dikembangkan oleh RCCE+ dengan tahapan pemanasan, bermain dan belajar, belajar dan bermain, dan kunci komitmen. Melalui metode KAP ini, komunikator memberikan gambaran tentang kanker serviks secara sederhana, dan penjelasan mengenai pentingnya vaksin HPV sebagai langkah pencegahan kanker serviks. Siswadiberikan pemahaman sederhana mengenai apa itu kanker serviks, apa itu vaksin HPV,…
PKKMB FIB Unhas 2025 Padukan Ekspresi Budaya dan Kesadaran Lingkungan
Makassar – Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas) 2025 menghadirkan konsep berbeda dalam menyambut mahasiswa baru. Selain memperkenalkan lingkungan akademik, kegiatan yang berlangsung Selasa (12/8) tersebut memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan keberagaman…
Mahasiswa Unhas Wakili Indonesia di Youth Democracy Network (YDN) Regional Meeting
Unhas – Abdi Ardiansyah, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin menjadi delegasi pemuda dalam kegiatan Youth Democracy Network (YDN) Regional Meeting (31/7 – 1/8) di Tokyo, Jepang. Abdi mewakili Indonesia untuk menghadiri kegiatan ini. Ajang ini mempertemukan pemuda dari 18 negara di…
Mahasiswa Unhas Ikut Fellowship YSEALI
Unhas- Abdi Ardiansyah menghadiri ajang Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellowship yang berlangsung di Western Washington University, Bellingham. Kegiatan ini berlangsung selama enam pekan, 17 April – 22 Mei 2025. Dalam program ini, Abdi bersama peserta lainnya dari berbagai negara…
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir: Swinburne University of Technology, Universitas Hasanuddin (UNHAS) dan Yayasan Konservasi Laut (YKL) Indonesia Menciptkan Aplikasi Digital Shores
Makassar – Swinburne University of Technology bersama Universitas Hasanuddin (UNHAS) dan Yayasan Konservasi Laut (YKL) Indonesia menciptakan digital commons atau sumber daya digital bersama untuk Masyarakat pesisir di Sulawesi Selatan, Senin (14/4). Proyek ini didanai oleh Department of Foreign Affairs and Trade Australia dengan dukungan penuh dari Dinas Kelautan dan PerikananSulawesi Selatan. Program ini bertujuan untuk menciptakan digital commons bagi masyarakat pesisir yang selama inikurang terjangkau oleh teknologi digital. Konsep digital commons yang diusung oleh Digital Shores merujuk pada pengelolaan sumber daya digital secara bersama-sama oleh komunitas pesisir. Aplikasi ini memungkinkan nelayan dan masyarakat untuk berbagi dan mengelola informasi terkait cuaca, harga pasar, lokasi budidaya rumput laut, serta informasi keuangan secara kolektif. Berbeda dengan pendekatan digital berbasis korporasi,…












