SDGs Unhas Membincangkan Peran Teknologi di Masa Depan dan Perawatan Bersalin Secara Global
Share
Author
SDGs UNHAS

SDGs UNHAS

SDGs Unhas Membincangkan Peran Teknologi di Masa Depan dan Perawatan Bersalin Secara Global

SDGs Unhas Membincangkan Peran Teknologi di Masa Depan dan Perawatan Bersalin Secara Global.

Makassar – Bagaimana teknologi akan berperan di masa mendatang? Seberapa besar pengaruhnya dalam aspek kehidupan manusia? Sejauh mana manusia akan terlibat dalam proses pengembangannya?   

Merespon pertanyaan-pertanyaan itu, Universitas Hasanuddin melalui SDGs Center Unhas mengadakan seminar internasional dengan mengundang pembicara dari akademisi University of Nottingham, Kamis (9/6). Kegiatan ini bertajuk The Role of Technology in A Sustainable Future. Prof. Pat Wheeler (Head of Power Electronics, Machines and Control Group, Faculty of Engineering) sebagai salah satu pembicara menjelaskan tentang sejarah mobil listrik mulai dari yang terbuat dari kayu hingga hidrogen. Ia juga menjelaskan dampak dari penggunaan mobil listrik, balapan superbike dan kerajinan tangan dalam mengurangi emisi CO2.

“Technology development plays a significant role in achieving sustainbale future by increasing productivity, efficiency and cost saving. The creation and utilization of new technology that could foster research and stimulate innovation to contribute accomplishing the world’s problem,” jelas Wheeler. Dia juga menekankan pentingnya meyakinkan dunia bahwa teknologi yang dibuat itu bermanfaat untuk khalayak luas.”When we make a technology, we need to make sure how’s the technology could be acceptable into people and other challenge is to put the result into regulation,” tambahnya.

Pembicara lainnya yaitu Dr. Bagus Muljadi (Assistant Professor of Chemical and Environmental Engineering, Faculty of Engineering. Bagus berfokus bagaimana “Modelling” berperan dalam komputasi, visualisasi dan membantu memahami masalah. “How Modelling have role to computation, visualize and help to understand the problem so we could know how to overcome the gap of the problem,” paparnya.

Selain itu, lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menjabat sebagai koordinator di UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences (UKICIS), Uniiversity of Nottingham. Bagus melihat ide dan gagasan dalam pemanfaatan teknologi ini sebagai bagian dari agenda berkelanjutan (SDGs) pada tahun 2030.

Kegiatan yang bertempat di Aula Prof. Hardjuno, Sekolah Pascasarjana Unhas dihadari oleh peserta dari berbagai kalangan diantaranya dosen, mahasiswa, alumni dan praktisi di bidang renewable energy dan environmental engineering. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan serta keterampilan sivitas akademika Unhas. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan dan komitmen Unhas terhadap pencapaian sustainable development goals.

Baca juga : Pertemuan SDGs Center, UNESCAP, BRIN Dan Pemkot Makassar Untuk Mendiskusikan Pengembangan Penggunaan Penginderaan Jauh Di Makassar.

SDGs Unhas Membincangkan Peran Teknologi di Masa Depan dan Perawatan Bersalin Secara Global.

Selain kegiatan tersebut, rangkaian seminar lainnya juga berlangsung di hari yang sama, di Aula Prof Fachruddin. Pembicaranya yaitu Dr. Louise Walker (Associate Professor Midwifery Faculty of Medicine & Health Sciences University of Nottingham) bekerjasama dengan Fakultas Keperawatan dan SDGs Center Unhas . Topik pembicaraannya yaitu “Global Perspective on Maternity Care” dan dihadiri oleh mahasiswa dan akademisi Fakultas Keperawatan Unhas. Seminar ini merupakan salah satu bentuk kerjasama antara Unhas dan University of Nottingham. Unhas sendiri merupakan bagian dari Konsorsium Riset Inovatif Produktif (RISPRO) yang bertemakan UK-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences (UKICIS). Konsorsium ini bertujuan untuk mengakselerasi transfer teknologi melalui riset kolaboratif interdisipliner. Anggoanya terdiri dari perguruan tinggi di United Kingdom dan Indonesia yang memiliki konsen di bidang tersebut.

Mungkin anda juga suka

Scroll to Top