Sosialisasi Pengelolaan Sampah Di Sekolah Pascasarja Universitas Hasanuddin
Share
Author
SDGs UNHAS

SDGs UNHAS

Sosialiasi Pengelolaan Sampah di Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin

Sosialiasi Pengelolaan Sampah di Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin. Sampah merupakan sisa buangan dari suatu produk atau barang yang sudah tidak digunakan lagi, tetapi masih dapat di daur ulang menjadi barang yang bernilai. Sebagai Universitas yang unggul , Universitas Hasanuddin (Unhas) berkomitmen untuk terus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals/Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs/TPB), Unhas melalui SDGs Center Unhas melakukan kerjasama dengan PT. MallSampah untuk mengelola sampah yang ada di Unhas. Sebagai langkah awal, Sekolah Pascasarjana Unhas terpilih untuk menjadi proyek percontohan pertama. Oleh karena itu, di bulan Juli 2021, SDGs Center Unhas melakukan penandatanganan MoU dengan PT. MallSampah untuk pengelolaan sampah di Sekolah Pascasarjana. Selain penandatanganan MoU, SDGs Center Unhas dan PT MallSampah juga mengadakan webinar terkait masalah sampah yang ada di Indonesia khususnya di Makassar.

Setelah penandatanganan Mou tersebut, pada hari Rabu, 20 April 2022, SDGs Center Unhas dan PT. MallSampah kembali melakukan pelatihan untuk para staff yang ada di Sekolah Pascasarjana Unhas terkait teknis pemilahan sampah. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh staff, petugas kebersihan dan petugas pertamanan. Hasil dari Sosialiasi Pengelolaan Sampah di Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin ini adalah ditunjuknya Pak Rahman sebagai koordinator untuk pengelolaan sampah ini dan akan berkoordinasi dengan mitra PT. MallSampah untuk mengangkut dan mendaur ulang sampah. Beliau ditunjuk karena pengalaman beliau selama tinggal di Jepang membuat beliau pengetahuan tentang sistem pemisahan sampah berdasarkan jenisnya. Beliau juga telah mendapatkan penghargaan dari Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas selaku Penasihat dari SDGs Center Unhas atas dedikasinya dalam mencapai target SDGs/TPB khususnya Goal 15 – Life on Land.

Baca Juga : Pertemuan SDGs Center, UNESCAP, BRIN Dan Pemkot Makassar Untuk Mendiskusikan Pengembangan Penggunaan Penginderaan Jauh Di Makassar.

Selain menentukan koordinator pengelolaan sampah, cleaning service juga menjadi agen pendukung untuk memastikan sampah tersebut terpilah menjadi 4 kategori (organic, plastik, kertas dan logam) dan kemudian disimpan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sementara milik Sekolah Pascasarjana Unhas. Koordinator Pemilahan dari cleaning service nantinya akan akan disetiap lantai. Akhir dari acara ini dijelaskan bahwa peran penting dari pengimplementasian sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, yaitu seluruh civitas akademik untuk memilah dari sumbernya.

Dari Sosialiasi Pengelolaan Sampah di Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin ini juga disepakati bahwa pengimplementasian akan mulai maksimal setelah bulan suci Ramadhan. Terkait dana yang akan dihasilkan dan pendataan jumlah timbulan sampah yang dikelolah dari Kerjasama SDGs Center Unhas x MallSampah Indonesia, akan dikelolah oleh Kesektariatan SDGs Center Unhas.

Mungkin anda juga suka

Scroll to Top